|
 Badroni Yuzirman - Founder Komunitas TDA
"Saat mencicipi cappuccinonya, lidah saya kaget. Kok enak banget, sulit dibedakan dengan yang di mall dan mahal itu. Saya pun berpikir, seandainya ada cabang Semerbak Coffee di dekat rumah saya, pasti saya sambangi tiap hari."
“Sejak awal tahu mengenai Semerbak coffee, saya memang sudah mulai tertarik.Harga terjangkau dan bisa didapat dengan mudah dan rasa yang mantap merupakan nilai tambah yang tinggi di era cosmopolitan. Keinginan memulai usaha dengan modal terjangkau membuat saya berusaha untuk mencari tempat yang strategis. Alhamdulillah, atas ridho Nya, hari pertama saya laku 40 cup.kata pembeli , Rasa Starbucks tapi harga Semerbak...”. Asoka, mitra Semerbak Coffee Gunung Sahari Jakarta.
“Mungkin ini rezeki yang di tunjukan oleh Allah SWT kepada saya dan keluarga. Awalnya saya tidak menyangka peminat Semerbak Coffee akan sebanyak ini. Karena taste yang unik dan terbukti menguntungkan, saya lalu memutuskan untuk menambah satu outlet lagi”. Ahmida, mitra Semerbak Coffee Pekanbaru. "Rasa kopi yang ringan, membuat Semerbak Coffee nikmat di konsumsi oleh remaja sampai dewasa sehingga pangsa pasarnya lebih luas. Dengan harga jual yang terjangkau membuat bisnis ini jadi lebih cepat berkembang". Ninna, mitra Semerbak Coffee Kemanggisan, Jakarta. “Respons pelanggan positif, karena rasanya enak & fresh. “Wira, mitra Semerbak Coffee Pangkalan Bun, Kaltim. ”Kopi cukup enak. kebanyakan pelanggan kita balik lagi”, Monica, mitra Semerbak Coffee Serpong. “Waralaba minuman kopi unik dan jarang, dibanding waralaba minuman teh yangsudah menjamur. Kelebihan lainnya, waralaba Semerbak Coffee dijual dengan harga yang terjangkau”, Eko, mitra Semerbak Coffee Depok. “Alhamdulillah pembeli ada tapi belum banyak. Karena baru buka dan mungkin tanggal tua jadi uang saku mahasiswa sudah habis. Kalo soal rasa sih oke banget.” Isnaeni, mitra Semerbak Coffee Margonda Depok.
|